Hal ini diketahui setelah tim medis wanita berumur 58 tahun tersebut mengatakan bahwa operasi bedah telah cukup dilakukan dan tidak perlu memberikan penambahan zat yodium radioaktif karena tidak ditemukan adanya sel kanker di tubuh sang Presiden.
"Hasil diagnosis telah dimodifikasi," kata juru bicara pemerintah Alfredo Scoccimaro sebagaimana dikutip
Al Jazeera (Minggu, 8/1).
Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa Cristina Kirchner telah diumumkan menderita penyakit kanker tiroid. Cristina juga telah mengambil cuti medis hingga 24 Januari dan selama masa cuti itu, kepemimpinan telah dimandatkan kepada Wakil Presidan Amado Boudou.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: