Renovasi Toilet DPR Dilakukan dengan Terbuka

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 04 Januari 2012, 17:22 WIB
Renovasi Toilet DPR Dilakukan dengan Terbuka
ist
RMOL. Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi Sekretarian Jenderal DPR RI, Sumirat, mengatakan proyek renovasi toilet di gedung DPR dengan alokasi dana sebesar Rp 2 miliar akan dilakukan secara terbuka. Mulai dari pelelangan hingga pelaksanaannya.

Untuk meyakinkan proyek tersebut benar, Sumirat siap jika dilakukan audit oleh
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Semuanya akan kita informasikan lewat website. Kita terbuka saja," kata Sumirat kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 4/1).

Ia menjelaskan saat ini banyak toilet di DPR yang bermasalah. Sepengetahuannya, sejak 1994 belum pernah ada renovasi di Gedung Nusantara I DPR RI. Daripada sering mengeluarkan biaya untuk perawatan, kata dia, maka lebih baik direnovasi.

"Jet shower sering rusak, pecah dan macet, karena tekanan airnya terlalu besar dari atas. Sering sekali bagian perawatan ganti jet shower. Ini kan artinya terkait pipa air juga, jadi sekalian saja, percuma kan setahun berkali-kali ganti jet shower," urai dia.

Sumirat meyakinkan proses lelang proyek renovasi toilet akan dilaksanakan secara terbuka. Peserta tender akan diseleksi secara administrasi dan melakukan evaluasi harga. Tawaran terendah tidak serta merta menjadi pemenang.

"Nanti 16 Januari kita akan sosialisasi kegiatan 2012. Setelah itu baru mulai pembukaan lelang dan sebagainya. Pokoknya kita terbuka, kan ini juga harus dilaporkan ke BURT (Badan Urusan Rumah Tangga)," tambahnya. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA