Masyarakat semakin marah setelah Bupati Bima Ferry Zulkarnaen tampak malah menantang masyarakat. Saat itu, Sang Bupati mengatakan SK tersebut tidak bisa dicabut.
Hal itu disampaikan jurubicara masyarakat Bima, Delian Lubis, saat mengadu ke Fraksi PDI Perjuangan di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 29/12). Mereka diterima politikus partai berlambang kepala banteng itu, antaranya Ahmad Basarah, Trimedya Panjaitan, TB Hasanuddin, Nurdin dan Sayet Muhammmad.
Tak sampai disitu, lanjut Delian, mendapat prores dari masyarakat, Bupati malah mengklaim masih didukung 70 persen dari masyarakat. Karena itu, masyarakat pun akhirnya menduduki pelabuhan Sape.
"Empat hari kami menduduki pelabuhan. Kapolda (Kepala Polisi Daerah) bilang siap melakukan negosiasi. Tapi nyatanya kami malah dibantai pada pagi hari. Tiga orang meninggal tertembak,†beber Delian.
[zul]
BERITA TERKAIT: