REFLEKSI AKHIR TAHUN

Pramono Anung: Tahun Ini Energi Habis Oleh Hiruk Pikuk Kasus yang Tak Pernah Selesai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 22 Desember 2011, 13:08 WIB
Pramono Anung: Tahun Ini Energi Habis Oleh Hiruk Pikuk Kasus yang Tak Pernah Selesai
pramono anung/ist
RMOL. Tahun 2011 tidak produktif bagi Indonesia karena terlalu larut dalam hiruk pikuk. Momentum ekonomi pun tak bisa dimanfaatkan dengan baik.  

"Ketika India, Cina dan Singapura tumbuh dengan angka cukup tinggi tapi kita tumbuhnya itu masih enam koma. Energi kita habis dimakan oleh orang-orang yang selama ini sebenarnya diharapkan bisa mendorong pertumbuhan itu," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Kamis (22/12).

Pram menegaskan, orang-orang yang dimaksudnya adalah orang-orang di lingkaran paling terdekat kekuasaan. Sedangkan hiruk pikuk itu terjadi karena banyak persoalan tidak tuntas terselesaikan. Seperti kasus Cicak Buaya, Susno Duadji, Gayus Tambunan, Nazaruddin, Nunun Nurbaetie dan banyak persoalan-persoalan besar lainnya tidak terselesaikan.

"Jadi yang ada hanya hiruk pikuk. Luar biasa hiruk pikuknya tetapi inti dari persoalan itu sendiri tumpang tindih, tertimbun begitu ya. Nazar tertimbun Nunun, Nunun masih setengah-setengah, ada Mesuji. Refleksi bagi kita harus ada yang diperbaiki dalam sistem ini," kata mantan Sekjen PDIP itu.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA