Terhadap hal tersebut, anggota Pansus Ramadhan Pohan, yang ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 17/11) hanya bisa pasrah.
"Ini kesalahan DPR sendiri. Karena, sebenarnya kawan-kawan yang rapat sudah ada di sini dan itu belum dimulai dan pimpinan belum ada. Dan kemudian pada saat yang sama juga sebagian punya jadwal sidang di tempat yang lain, biasanya orang mondar-mandir begitu. Jadi rapat silahkan saja dilanjutkan mestinya. Tetapikan tamu mungkin punya pandangannya. Mereka mungkin mengira bahwa rapat kita cuma itu aja," jelas Ramadhan.
Pansus RUU Pemilu sebenarnya mengundang 12 pimpinan media. Tapi yang datang hanya empat perwakilan media. Ramadhan pun memastikan rapat tidak dibatalkan tapi ditunda menjadi Rabu depan.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: