RESHUFFLE KIB II

Ramadhan Pohan: Anis Matta Kemajon

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 21 September 2011, 07:56 WIB
Ramadhan Pohan: Anis Matta <i>Kemajon</i>
anis matta/ist
RMOL. Partai Demokrat bereaksi atas kecurigaan Sekjen DPP PKS Anis Matta bahwa tujuan perombakan Kabinet Indonesia II tahun ini adalah untuk kepentingan logistik pada tahun 2014. Hal ini karena kementerian santer disebut-sebut bakal dirombak adalah kementerian yang basah, seperti Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan.

Dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini, Ramadhan Pohan menegaskan tidak ada gunanya Anis Matta curiga terlalu jauh. Apalagi dasar kecurigaan Anis Matta itu lemah sekali.

"Itu Anis Matta kemajon. Artinya terlalu jauh (melihat). Wong Pak SBY saja belum mengumumkan reshuffle, belum ada yang satu pun tahu kecuali Pak SBY kementerian mana yang diganti. Loh kok Anis Matta yang nun dijauh disana bisa memastikan yang akan diganti adalah kementerian ini, itu. Dari mana dia tahu?" katanya mempertanyakan.

Ramadhan memaklumi kecurigaan Anis Matta ini berdasarkan isu yang berkembang bahwa yang akan dirombak adalah kementerian ini dan itu. Tapi dengan menanggapi dan mengomentari rumor tersebut, sama saja Anis Matta membuat spekulasi yang bisa berujung fitnah.

Soal Presiden SBY belum juga berkomunikasi dengan pimpinan partai koalisi yang juga dipersoalkan Anis, Ramadhan Pohan memintanya untuk tidak khawatir.
 
"Saya kira Pak SBY paham momentum komunikasi atau substansi komunikasi kapan atau bagaimana komunikasi itu dilakukan dan dengan siapa dilakukan. Itu beliau lebih paham. Anis Matta nggak perlu khawatir terlalu jauh," tandasnya.

Anis Matta mengungkapkan kecurigannya tadi malam.

"Kita melihat ada gelagat isu ini sebagai upaya pengaturan logistik Pemilu 2014 dibanding sebagai penguatan kabinet. Kita khawatir SBY mendapat masukan yang tujuannya bukan untuk perbaikan kinerja tapi untuk akselerasi logistik Pemilu 2014," demikian Wakil Ketua DPR ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA