Gerindra: Copot Menteri yang Jadi Beban SBY

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 20 September 2011, 11:03 WIB
Gerindra: Copot Menteri yang Jadi Beban SBY
FADly ZON/ist
RMOL. Disayangkan, beberapa menteri yang duduk di Kabinet Indonesia Bersatu II bukan mendukung jalannya pemerintahan tapi justru menjadi beban Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya kira dari aspirasi yang berkembang di masyarakat, sebetulnya banyak menteri yang ada itu, mungkin beberapa (menteri) menjadi liability, menjadi beban bagi Presiden. Karena (menteri itu) bukan justru mendukung kinerja pemerintahan, tapi justru mendelegitimasi pemerintahan," kata Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Fadly Zon kepada rakyat Merdeka Online sesaat lalu.

Dia menyarankan, menteri yang jadi beban itu sudah selayaknya diganti. Karena akan menimbulkan kepincangan dalam pemerintahan bila sang menteri tetap bercokol. Dan mestinya, Presiden harus segera mengganti menteri yang jadi beban itu tanpa terpaku pada momen tertentu. Meski politisi muda ini tak mau menyebut siapa menteri yang jadi beban tersebut.

"Saya nggak mau tahu lah. Saya nggak mau nyebut. Tapi ini kan penilaian yang berkembang. Kita berharap, kalau pemerintahan ini lebih baik, pasti masyarakat merasakan keadaan yang lebih baik," tandasnya.

Tapi secara umum, Fadly tampaknya tidak mau mengomentari wacana reshuffle tersebut. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden SBY.

"Itukan user-nya adalah Presiden. Saya kira Presidenlah yang paling tahu kapan akan (menteri) diganti. Dan mestinya tidak perlu ada schedule. Kalau Presiden merasa memang perlu ada pergantian, ya harus diganti. Karena itu adalah hak prerogatif (Presiden)," demikian Fadly. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA