Ahmad Yani: Empat Capim KPK Terbawah Bisa Saja Komplain ke Patrialis Akbar Cs

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 25 Agustus 2011, 09:33 WIB
Ahmad Yani: Empat Capim KPK Terbawah Bisa Saja Komplain ke Patrialis Akbar Cs
ahmad yani/rmol
RMOL. Keputusan Panitia Seleksi Pimpinan KPK mengumumkan urutan nilai dari delapan nama calon pimpinan KPK yang akan dipilih DPR empat di antaranya disayangkan. Karena itu sama saja Pansel KPK telah mem-fait accompli DPR.

"Pansel ini sudah melampaui kewenangannya dan itu mendiskriminasikan calon-calon yang lain. Dan itu tidak boleh. Walaupun pun nanti pilihan kita sama dengan pilihan yang dibuat Pansel, tapi tidak boleh dia membuat ranking empat besar itu," kata anggota Komisi III DPR Ahmad Yani kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Menurut Yani, Pansel yang dipimpin Patrialis Akbar itu sebenarnya tak masalah membuat ranking penilaian terhadap delapan calon yang lolos seleksi untuk mengikuti fit and proper test. Dia mengingatkan, mestinya penilaian itu diberikan dalam amplop tertutup kepada Presiden dan DPR. Karena itu lah dia memuji Pansel sebelumnya yang mengumumkan nama calon pimpinan KPK berdasarkan alfabetis.

"Makanya saya katakan seolah-olah calon ke-5,6,7 dan 8 itu hanya sebagai pelengkap penderita. Kalau gitu ngapain yang lainnya mau ikut fit and proprer test kalau hanya formalitas saja. Jangan dijadikan fit and proper test itu sebagai formalitas saja. Dan saya bukan memprovokasi, yang nomor 5, 6, 7, 8 itu bisa saja mengkomplain," tandas politisi PPP ini.

Delapan nama yang lolos seleksi Pansel KPK berdasarkan urutan nilai teratas adalah Bambang Widjojanto, Yunus Hussein, Abdullah Hehamahua, Handoyo, Abraham, Zulkarnaen, Adnan Pandu Pradja, dan Ariyanto Sutadi. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA