"Komitmen dia (calon) tentang pemberantasan korupsi di Indonesia, apakah akan tetap tebang pilih seperti sekarang atau mereka akan membuka nuansa baru dalam hal pemberantasan korupsi," kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Nudirman Munir kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Kedua, selain memiliki konsep pemberantasan korupsi, capim KPK juga harus memiliki konsep bagaimana cara pencegahan korupsi, khususnya mencegah agar tidak terjadi kebocoran uang negara misalnya, di Ditjen Pajak dan DPR.
"(Kemudian komitmen) penyelesaian kasus Century. Lalu mengenai masalah-masalah (penanganan) kasus mafia pajak, illegal logging di daerah-daerah yang kasusnya menyangkut di kalangan penegak hukum," urai mantan pengacara ini.
Terkahir masih kata Nudirman, Partai Golkar mengharapkan pimpinan KPK mendatang tidak lagi melokalisir dalam penanganan sebuah kasus, seperti yang terjadi dalam kasus Gayus Tambunan dan rekening gendut Polri. Meski, untuk yang terakhir ini, KPK belum menyentuhnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: