Sebelumnya, Panda Nababan mengakui mengadakan pertemuan dengan Chandra M Hamzah sebelum menjalani uji kelayakan pada tahun 2007. Meski Panda membantah ada
deal-deal politik. Yang teranyar, mantan anggota Komisi III DPR M. Nazaruddin membeberkan bahwa Busyro Muqoddas meminta bantuan kepadanya untuk dipilih menjadi pimpinan KPK tahun lalu. Meski, Busyro membantahnya.
Nah, untuk menghindari adanya kecurigaan III itulah muncul wacana agar Komisi III DPR disadap selama proses
fit and proper test dan hal itu disanggupi anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding. Tapi, Edi, yang juga politisi Demokrat ini, menolak ide tersebut.
"Kalau ada masa lalu seperti itu, ke depan kita buang yang nggak benar itu, kita tinggalkan gito loh. Sampai hari ini steril kok kawan-kawan, nggak ada (itu deal-dealan). Kalau (mau) memantau, terserah. Itu kan bebas. Tapi jangan ditonjolkan kecurigaan-kecurigaan," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: