"Mereka banyak merasakan kekecewaan yang luar biasa. Mereka bilang lebih baik keluar saja. Tapi saya bilang jangan. Ini sebuah permainan dan sudah selesai. Kita harus menerima hasilnya dengan jiwa besar," kata Yani kepada
Rakyat Merdeka Online tadi pagi.
Tak hanya itu, beberapa partai besar juga mengajak Yani meninggalkan PPP untuk bergabung dengan partai besar tersebut. Tapi Yani, kembali mengaku menepis ajakan tersebut. Dia berkomitmen untuk tetap membesarkan PPP meski tidak masuk dalam kepengurusan inti.
"Saya ini kan orang yang kalah dan sebagai kader yang baik, saya sudah sering katakan bahwa itu adalah hak Pak Suryadharma dan formatur untuk menyusun kepengurusan," katanya.
Dengan sikapnya itulah, Yani pun berlapang dada tidak dimasukkan dalam pengurus inti dan hanya diberikan jabatan sebagai Sekretaris Dewan Pakar DPP PPP. Yani berjanji akan memanfaatkan jabatan tersebut untuk membesarkan partai.
"Saya akan besarkan PPP. Dewan Pakar akan membuat riset dan penelitian sama seperti Litbang (penelitian dan pengembangan). Kita akan perkaya dengan kajian-kajian. Dan kajian-kajian itu akan kita sampaikan ke DPP dan ke publik. Contohnya tentang masalah ketahanan pangan. Kita akan mengadakan diskusi yang mendalam tentang ketahanan pangan, yang sudah rontok sekarang ini," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: