"Jasin hanya ingin mengalihkan persoalan juga. Seharusnya Pak Jasin sudah lah dia kan bagian dari yang gagal juga jangan menyeret-nyeret Pak Busyro," kata anggota Komisi Hukum DPR, Ahmad Yani kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Menurut Yani, sangat tidak elok apabila sesama pimpinan KPK saling menyerang. Menurutnya, hal itu akan membuat citra KPK semakin jatuh. Meski begitu, Yani tetap percaya dengan integritas Busyro. Soal tudingan Jasin bahwa nama Busyro juga disebut, Yani belum pernah mendengarnya.
"Makanya menurut saya, mereka lebih baik mundur seperti Johan Budi (jurubicara KPK), kan bagus. Tapi Busyro tetap layak memimpin dan masa kepemimpinannya masih panjang. Saya 1000 persen masih percaya dengan Pak Buyro. Dia masih murni belum terkontaminasi," tegasnya.
Kemarin lewat pesan singkat kepada wartawan, Jasin mendesak agar Busyro juga diperiksa Komite Etik. Makanya dia berharap, Komite Etik tidak tebang pilih.
"Kalau memang dasar pemeriksaan Komite Etik hanya didasarkan pada siapa yang pernah disebut dalam nyanyian Nazaruddin, Pak Busyro juga termasuk. Dia harus juga diperiksa," kata Jasin kemarin. [zul]
BERITA TERKAIT: