Komisi Perhubungan Desak Direksi Garuda Dengarkan Tuntutan Pilot

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 28 Juli 2011, 08:38 WIB
Komisi Perhubungan Desak Direksi Garuda Dengarkan Tuntutan Pilot
Saleh husin/ist
RMOL. Komisi Perhubungan DPR meminta jajaran direksi Garunda Indonesia Airlines menanggapi secara serius tuntutan para Asosiasi Pilot Garuda. Hari ini, APG yang beranggotakan 564 pilot menggelar mogok kerja karena tuntutan mereka tidak diindahkan direksi GIA.

"Direksi harus lebih wise dalam menerima tuntutan yang diajukan oleh para pilot. Kalau mogok ini terjadi, maka yang akan dirugikan adalah masyarakat pengguna jasa. Nah ini akan berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi. Efek dominonya cukup tinggi," kata anggota Komisi Perhubungan DPR, Saleh Husin, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Saleh mengaku belum mengetahui persis apa tuntutan para pilot tersebut. Tapi, berdasarkan pemberitaan dia media yang ia ikuti, para pilot ini tidak terima dengan adanya kesenjangan gaji antara pilot lokal dan pilot asing.

"Maka itu, direksi sebaiknya harus bersikap lebih wise. Termasuk, tidak (hanya kepada) pilot saja, tapi juga kepada pramugari, pramugara dan para kru lainnya," ungkap Sekretaris Fraksi Hanura ini.

Selain itu, Saleh menambahkan, manajemen Garuda harus mempersiapkan langkah-langkah antisipasi, kalau memang betul hari ini para pilot ini melakukan mogok kerja. Manajemen GIA harus menyiapkan pilot cadangan agar pesawat tetap beroperasi dan tidak terganggu dengan aksi mogok pilot tersebut. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA