PEPESAN KOSONG RESHUFFLE

Semakin Jelas Keinginan Elit Demokrat Dikawal Mobil Ngiung-ngiung

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 10 Maret 2011, 15:33 WIB
Semakin Jelas Keinginan Elit Demokrat Dikawal Mobil Ngiung-ngiung
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak perlu menjelaskan secara eksplisit siapa yang telah mendesaknya untuk merombak Kabinet Indonesia Bersatu II. Karena publik sudah tahu siapa sebenarnya yang melakukan itu.

"Saya kira tidak perlu dijelaskan. Publik sudah tahu yang mendesak-desak untuk melakukan reshuffle adalah partainya sendiri.  Jadi kita di luar (bertanya) apa yang terjadi antara Partai Demokrat dengan dewan pembinanya," kata Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 10/3).

Anggota Komisi III DPR ini sendiri mengaku sudah menduga ada rencana besar Partai Demokrat di balik isu reshuffle tersebut. Rencana tersebut adalah elit Partai Demokrat ingin menjadi menteri menggantikan kader Partai Golkar dan PKS.

"Dari awal saya bisa membaca gerakan dari Petinggi Demokrat. Ada yang sudah kebelet ingin jadi menteri, sudah nggak sabar naik mobil dengan pengawalan (dan bersirene) ngiung-ngiung. Karena bagi mereka (menjadi menteri) now and never," demikian Bamsoet sambil tertawa. [zul]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA