"Saya kira tidak perlu dijelaskan. Publik sudah tahu yang mendesak-desak untuk melakukan
reshuffle adalah partainya sendiri. Jadi kita di luar (bertanya) apa yang terjadi antara Partai Demokrat dengan dewan pembinanya," kata Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 10/3).
Anggota Komisi III DPR ini sendiri mengaku sudah menduga ada rencana besar Partai Demokrat di balik isu
reshuffle tersebut. Rencana tersebut adalah elit Partai Demokrat ingin menjadi menteri menggantikan kader Partai Golkar dan PKS.
"Dari awal saya bisa membaca gerakan dari Petinggi Demokrat. Ada yang sudah kebelet ingin jadi menteri, sudah nggak sabar naik mobil dengan pengawalan (dan bersirene) ngiung-ngiung. Karena bagi mereka (menjadi menteri)
now and never," demikian Bamsoet sambil tertawa.
[zul]
BERITA TERKAIT: