Akibat hujan abu yang cukup tebal, banyak warga yang memilih menghentikan segala aktivitas luar rumah.
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Purwokerto, Sakir dihubungi
Rakyat Merdeka Online, Jumat (5/11) mengatakan hujan abu mulai turun semenjak pagi ini. Hingga kini abu vulkanik masih terlihat jelas melayang turun di udara.
Sakir menjelaskan hujan abu yang terjadi di Banyumas ini diakibatkan erupsi besar Gunung Merapi Jumat dinihari tadi. "Hujan abu ini adalah kali ketiga yang dirasakan oleh warga Banyumas," ujarnya.
PMI menghimbau agar warga mengenakan masker saat bepergian ke luar rumah dan mengenakan pelindung mata. Pasalnya, abu vulkanik yang turun ini sangat menganggu pengendara sepeda motor. Selain itu, debu vulkanik yang terhirup bisa membahayakan kesehatan.
"Abu vulkanik yang terhirup berpotensi menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA)," jelasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: