Ini misalnya bisa dilihat di perempatan lampu merah Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Di tengah terik matahari yang menyengat dan tak luput dari kepulan asap dan debu kendaraan, mereka berkeliaran mencari uang. Seharusnya, mereka bersekolah.
Ternyata, bukan semata karena masalah ekonomi yang menyebabkan mereka mengamen atau berdagang. Mereka ini lebih tepat merupakan korban dari orang yang memaksa mereka berkeliaran di jalan.
Segelintir orang memanfaatkan tenaga mereka untuk menghasilkan uang. Soal ini, saya ketahui setelah beberapa bulan melewati tempat itu dan kebetulan ada seorang warga sekitar yang memberitahu.
Sudah beberapa kali saya melewati perempatan Pondok Pinang. Biasanya, sewaktu saya hendak berangkat ke kantor di daerah Kebayoran Lama. Anehnya di tempat itu sama sekali belum dilakukan penertiban. Padahal, kawasan tersebut juga sering macet akibat lampu merah yang padam, ditambah dengan banyaknya anak jalanan berkeliaran.
Seharusnya anak jalanan seperti mereka ini menjadi tanggung jawab pemerintah, baik pusat maupun daerah. Sehingga mereka bisa bersekolah kembali. Apalagi mengingat mereka sebenarnya korban eksploitasi.
Koen Wiryantomo, Pisangan
BERITA TERKAIT: