Trotoar Kok Dikuasai PKL

Rabu, 17 November 2010, 05:04 WIB
Trotoar Kok Dikuasai PKL
RMOL. Saya salah satu mahasiswa di perguruan tinggi di Depok, Jawa Barat. Namun, setiap kali be­rangkat maupun pulang kuliah, saya hampir sama sekali tidak melihat trotoar di pinggiran Jalan Margonda. Padahal, di sepanjang pinggiran jalan itu banyak sekali tempat-tempat yang dijadikan tujuan mahasiswa maupun ma­syarakat pada umumnya. Bisa di­bilang, Jalan Margonda meru­pa­kan jalan utama dan sudah men­jadi pusatnya kegiatan warga se­tempat.

Trotoar yang ada pun bisa dika­takan sangat sempit dan seba­gian besar telah dipakai peda­gang kaki lima untuk berjualan. Sebaiknya, trotoar yang ada juga ditanami pepohonan karena akan membuat udara di sekitarnya men­jadi lebih sejuk dan dapat me­nambah nilai estetika kota.

Selain itu, saya menyayangkan kinerja Pemerintah Kota Depok yang hanya menyediakan satu jembatan penyeberangan di se­panjang jalan Margonda. Tepat­nya berada di dua Mall Margo City dan Depok Town Square yang sa­ling berhadapan. Padahal masih banyak titik keramaian yang ren­tan terhadap kecelakaan yang ha­rusnya juga dibuatkan jem­ba­tan penyeberangan seperti Kober, Barel dan Pocin.

Saya meminta kepada Peme­rintah Kota Depok memperbaiki sarana dan prasarana yang ada di Jalan Margonda, sesuai PP No 34 tahun 2006 tentang jalan, agar para pengguna jalan, khususnya para pejalan kaki bisa lebih nyaman dan dapat terhindar dari kecelakaan.

Tak lupa, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Depok yang sudah memperlebar Jalan Margonda. Berkat peleba­ran jalan itu, kemacetan tak lagi menghadang perjalanan saya ke kampus. Saya berharap, kinerja Pemkot Depok selanjutnya ada­lah membangun JPO (jembatan penyeberangan orang).

Tri Budi, Rawamangun

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA