Parahnya kondisi jalan tersebut terlihat dengan adanya kubangan besar yang menganga, yang besarnya hampir satu meteran. Dari pantauan saya, kubangan pertama terdapat pada lajur menuju Jalan Danau Sunter Barat, di mana lubangnya juga sangat besar. Sehingga kendaraan yang melintas harus melambatkan kendaraannya. Kalau tidak, bisa jadi kubangan tersebut akan berdampak buruk pada pengendaranya alias terjadi kecelakaan.
Sedangkan pada lajur kedua, yakni ke arah Kemayoran, jalur tersebut adalah yang paling sering memakan korban. Karena banyak kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak melihat adanya lubang. Akibatnya, banyak di antaranya memilih menghindari lubang yang membahayakan keselamatan dirinya serta pengendara lain. Ada pula sebagian lainnya tetap melaju, meski sempat oleng setelah menghantam lubang yang menganga. Atas dasar pengalaman yang saya itu, seharusnya pengendara mendapat perlindungan dengan adanya perbaikan jalan tersebut.
Selain membahayakan, jalan tersebut juga sering macet parah. Belum lagi, buruknya kondisi jalan buat kendaraan yang melintas, bisa mengakibatkan kerusakan pada
shock breaker kendaraan baik motor maupun mobil.
Saya menilai, sejak awal tahun ini sepertinya Pemerintah DKI Jakarta jarang melakukan pemantauan di lokasi tersebut. Mohon perhatiannya segera. Apalagi, masyarakat sudah melakukan kewajibannya membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tiap tahunnya.
Pratomo,
08381789xxx
BERITA TERKAIT: