Tetapi saat saya menunggu kedatangan pesawat dan menunggu di ruang tunggu bandara, ternyata ruangan tersebut pun juga tanpa pendingin ruangan. Ada apa dengan bandara sekelas Raden Inten II Bandar Lampung ini? Setelah saya tanya-tanya, ternyata Bandar udara tersebut sedang dalam tahap renovasi.
Namun jika sedang direnovasi, seharusnya ruangan tersebut tetap diberikan pendingin. Meski dalam ruangan itu tersedia alat pendingin, kenapa kok nggak berfungsi? Bandara mana pun, seharusnya ketika penumpang menunggu di ruang tunggu, pendingin ruangan menyala. Ini kok mati, banyak penumpang yang kepanasan. Apalagi wilayah Bandar Lampung panasnya sangat menyengat. Ini harus menjadi perhatian bandara. Selain itu, kipas angin pun juga tidak ada
Bahkan, saat itu saya melihat seorang ibu membawa bayinya. Terlihat sang bayi merengek terus akibat udara di bandara yang sangat panas. Alhasil sang ibu hanya bermodalkan kertas koran mengipasi untuk sang bayi.
Bagi pengelola Bandara Lampung, tolong perhatikan kenyamanan para penumpang. Karena bandara bagaimana pun juga tidak bisa disamakan dengan terminal maupun pelabuhan yang biasanya tidak disediakan pendingin udara.
Selain itu, kondisi bandara juga terlihat kotor, mengganggu kenyamanan di ruang tunggu bandara. Sebaiknya pengelola bandara segera menyelesaikan masalah ini. Karena ini bisa menjadi citra buruk bagi bandar udara di Provinsi Bandar Lampung. Terimakasih.
Fajar, [email protected]
BERITA TERKAIT: