Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, bantuan tersebut secara khusus menyasar kebutuhan ibu-ibu, perempuan hamil, serta anak-anak balita yang kerap luput dalam penanganan bencana.
"Ada beberapa bahan-bahan obat-obatan, dan sesuai dengan kebutuhan terutama untuk kebutuhan ibu-ibu dan anak-anak balita," kata Hasto usai melepas keberangkatan Kapal Rumah Sakit (RS) Apung Laksamana Malahayati di Pelabuhan PT Lingga Perdana, Kota Cilegon, Banten, Kamis malam, 20 Agustus 2026.
Menurut Hasto, perhatian terhadap kelompok rentan tersebut merupakan bagian dari arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam penanganan bencana. Ia mengatakan, dalam situasi bencana, kebutuhan perempuan dan anak-anak sering kali tidak menjadi prioritas utama sehingga diperlukan perhatian khusus.
"Karena di dalam mitigasi bencana, daftar yang dibuat oleh Ibu Megawati Soekarnoputri seringkali bantuan terhadap ibu-ibu, perempuan hamil, anak-anak balita, dan kebutuhan khusus perempuan ini seringkali terlewatkan,” ujarnya.
Atas dasar itu, Hasto menegaskan keberangkatan Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke NTT merupakan bagian dari upaya melengkapi bantuan kemanusiaan yang sebelumnya telah dikirim PDIP ke wilayah terdampak.
"Karena itulah ini melengkapi bantuan-bantuan yang sudah dikirim oleh PDI Perjuangan, seperti Pak Andreas Pareira misalnya, tadi juga mengirimkan tenda-tenda yang diperlukan untuk para pengungsi,” demikian Hasto.
BERITA TERKAIT: