Keberangkatan tersebut dilakukan setelah pemerintah menggelar rapat koordinasi penanganan gempa pada pukul 14.00 WIB yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, TNI/Polri, serta pemerintah daerah.
Suharyanto mengatakan, dirinya bersama jajaran BNPB akan berangkat menggunakan pesawat komersial dan diperkirakan tiba di NTT pada Minggu pagi.
"Pak Menko PMK dan kami, saya Kepala BNPB nanti malam menggunakan pesawat komersil akan segera berangkat dan direncanakan besok pagi sesampainya di NTT di Kupang lanjut di Ende," ungkap Suharyanto saat jumpa pers secara daring.
Setibanya di NTT, pemerintah akan kembali melakukan rapat koordinasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota terdampak.
“Kami juga akan menggelar Rakor tingkat provinsi dan Kab/kota,” katanya.
Suharyanto mengatakan langkah itu dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan terkoordinasi dan kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
Rapat koordinasi sebelumnya dihadiri Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, BNPB, BMKG, Basarnas, serta unsur TNI/Polri.
Jajaran Forkopimda NTT, mulai dari Gubernur, Pangdam, Kapolda hingga Forkopimda kabupaten/kota terdampak, Dandim, BPBD, dan Kementerian Sosial juga turut dilibatkan.
Dalam rapat tersebut, masing-masing kementerian dan lembaga sepakat mengerahkan personel untuk membantu pemerintah daerah menangani dampak gempa secara langsung di wilayah terdampak.
"Dalam Rakor awal pertama ini masing-masing akan mengerahkan personelnya langsung membantu Pemprov NTT dan Pemda Kab/kota terdampak langsung ke daerah bencana," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: