Angela menjadikan Timnas Norwegia sebagai inspirasi dalam pidato pembukaannya. Ia mengajak seluruh kader melihat perjuangan Timnas Norwegia yang menjadi kuda hitam di Piala Dunia 2026 setelah absen di enam gelaran sebelumnya. Menurutnya, keberhasilan tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang membangun organisasi, sumber daya manusia, dan budaya yang kuat.
?
"Perindo hari ini juga sedang berada dalam proses yang sama. Kita sedang membangun organisasi yang semakin kuat, membangun kader yang semakin kapabel, dan membangun kepercayaan rakyat. Bimbingan Teknis ini adalah bagian dari proses pembangunan itu," kata Angela.
?
Menurut Angela, proses tersebut membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan kerja kolektif seluruh kader. Karena itu, Bimtek bukan hanya hadir sebagai forum peningkatan kapasitas anggota legislatif, tetapi juga menjadi momentum untuk menyatukan nilai perjuangan dan arah gerak Partai Perindo di seluruh Indonesia.
?
Angela menegaskan, bahwa tugas dari legislator adalah menjadi pelayan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan lebih dari sekadar pejabat.
?
"Yang dibutuhkan adalah pemimpin yang hadir, mendengar, bekerja, dan mampu menghadirkan solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat," kata Angela.
?
Angela menambahkan, tema bimtek kali ini merupakan refleksi dari arah perjuangan Partai Perindo. Nilai-nilai yang diperjuangkan partai, katanya, harus diwujudkan melalui kerja nyata yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi rakyat, dan pelayanan kepada masyarakat.
BERITA TERKAIT: