Demikian dikatakan Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dikutip Kamis 23 Juli 2026.
Pertemuan dengan delapan orang teman kuliah Jokowi itu sendiri bertujuan untuk mempersiapkan diri menghadapi sidang lanjutan kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
"Pak Jokowi sesungguhnya bisa membuktikan dengan mudah bahwa ijazahnya asli tanpa keraguan sedikitpun, tanpa kesaksian kawan-kawannya. Apalagi sampai memobilisasi kesaksian di pengadilan nanti," kata Erizal.
Erizal menilai kesaksian yang sudah dimobilisasi atau diseragamkan, bukan lagi sebuah kesaksian.
"Apalagi kesaksian ini bukanlah kesaksian sebuah kejahatan yang rumit dan berbelit. Ingat, hanya selembar ijazah," kata Erizal.
Jokowi mengaku memang ada reuni kecil-kecilan sekaligus mempersiapkan diri dan teman-teman seangkatan hadir dalam sidang tudingan ijazah palsu.
"Ya (reuni). Ya, mempersiapkan diri dan rekan-rekan saya seangkatan (untuk hadiri sidang)," kata Jokowi kepada wartawan.
BERITA TERKAIT: