Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, pengangkatan para pejabat tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden sesuai Pasal 59 Perpres Nomor 83 tentang Badan Gizi Nasional yang memberi kewenangan kepada Presiden untuk menunjuk langsung pejabat tinggi madya.
“Kemarin sore kami mendapat Keppres yang ditandatangani Bapak Presiden mengangkat beliau-beliau ini sebagai pejabat tinggi madya di lingkungan BGN. Kami membutuhkan tim untuk bersama-sama memperbaiki BGN dan memperbaiki Program Makan Bergizi Gratis,” kata Agustina dalam konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Selasa, 21 Juli 2026.
Lima pejabat yang dilantik yakni Dr. Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama, dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, Dr. Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama, serta Dr. Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.
Menurut Agustina, pemilihan setiap pejabat didasarkan pada rekam jejak dan kompetensi masing-masing. Prima Hutapea, misalnya, dinilai memiliki pengalaman luas dalam mengelola program imunisasi nasional di Kementerian Kesehatan sehingga dianggap tepat membangun sistem penetapan sasaran penerima manfaat MBG berbasis by name by address.
Sementara itu, Zainuri yang berasal dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dipercaya membenahi sistem penyediaan dan penyaluran anggaran MBG agar lebih transparan dan akuntabel.
“Kami akan memastikan setiap rupiah anggaran dikelola dengan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” tegas Agustina.
Untuk aspek pengawasan, Ketut Sumedana dipilih karena memiliki pengalaman lebih dari 28 tahun di kejaksaan.
Agustina berharap mantan humas Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung itu mampu memperkuat pengawasan, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, hingga mengidentifikasi potensi penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Agustina optimistis komposisi pimpinan baru akan memperkuat kapasitas kelembagaan BGN dalam menjalankan program prioritas Presiden.
“Dengan tim yang seperti sekarang ini kami yakin program ini ke depan akan lebih baik lagi. Kami memang tidak bisa serta-merta mengembalikan keadaan menjadi sempurna, tetapi kami mohon waktu untuk terus melakukan perbaikan,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: