Optimisme itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya serentak tebu, padi, dan kedelai di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.
Di hadapan para petani dan jajaran pemerintah, ia menyebut proyeksi sejumlah pakar dunia yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat pada pertengahan abad ini.
"Tahun 2050, China nomor satu, Amerika nomor dua, India nomor tiga, Indonesia nomor empat. Nanti 2075 India naik. Kita oke lah keempat di dunia. Benar enggak?" ujar Prabowo.
Menurut Kepala Negara, posisi tersebut akan membuat Indonesia berada di atas negara-negara maju seperti Jepang, Inggris, Brasil, dan Prancis.
"Kita nanti 2050 di atas Jepang, di atas Inggris, Brazil, Prancis. Makanya kita sekarang harus siap. Itu 2050, 25 tahun lagi," tegasnya.
Prabowo menilai generasi muda yang saat ini masih duduk di bangku sekolah dasar akan menjadi penentu keberhasilan Indonesia mewujudkan cita-cita tersebut.
Oleh sebab itu, pembangunan manusia melalui pendidikan, kecukupan gizi, serta penghapusan kemiskinan harus menjadi prioritas utama pemerintah.
"Jadi kalau tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana menjadi negara keempat terbesar di dunia. Kita hilangkan kemiskinan dan kelaparan, apalagi kemiskinan ekstrem," pungkas Presiden.
BERITA TERKAIT: