"Kepercayaan diri tinggi karena sangat yakin bahwa Prabowo tidak ada apa-apanya tanpa Gibran (Jokowi). Prabowo jadi Presiden karena Jokowi (Gibran). Jokowi dicintai rakyat, Prabowo tidak," kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dikutip Senin 6 Juli 2026.
Tak cuma itu, Erizal melihat Prabowo tidak memberi peran lebih kepada Gibran. Buktinya kasus ijazah Jokowi bertele-tele, dan Roy Suryo-Dokter Tifa tidak ditahan.
"Pendukung Gibran juga mengganggap mustahil Prabowo akan tetap menggandeng Gibran pada periode kedua," kata Erizal.
Sebenarnya, kata Erizal, bukan hanya Prabowo,
partai lain juga tidak ada yang menginginkan Prabowo-Gibran lanjut dua periode.
Makanya tidak aneh, jauh hari, baik Gibran maupun Jokowi, sudah melakukan safari politik (blusukan) se-Indonesia.
"Pilihan lain Gibran dan Jokowi memang hanya satu itu. Yakni, lebih awal berkampanye," kata Erizal.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: