KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Minggu, 21 Juni 2026, 12:22 WIB
KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas
Ketua KPK Setyo Budiyanto bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Humas KPK)
rmol news logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan PT Transjakarta meresmikan nama baru Halte Transjakarta Setiabudi Integritas dalam rangkaian kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu pagi, 21 Juni 2026.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, peresmian halte tersebut merupakan upaya menghadirkan nilai-nilai antikorupsi lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

"KPK memandang budaya integritas tidak cukup hanya dibangun dan dirawat melalui pendidikan formal, sosialisasi, atau forum-forum resmi, tetapi juga perlu hadir di ruang publik yang setiap hari menjadi bagian dari aktivitas warga," kata Budi kepada wartawan, Minggu siang, 21 Juni 2026.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Ketua KPK Setyo Budiyanto, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana, Direktur Sosialisasi dan Kampanyenya Antikorupsi KPK Amir Arief, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin, dan Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza.

Menurut KPK, perkembangan konektivitas transportasi publik di Jakarta membuat semakin banyak warga berinteraksi dengan berbagai ruang transit setiap hari. Karena itu, pesan-pesan mengenai integritas diharapkan dapat hadir lebih dekat dan relevan dengan kehidupan masyarakat.

"KPK meyakini bahwa dalam pemberantasan korupsi tidak hanya butuh dilakukan melalui penindakan, tetapi juga penting diintegrasikan melalui pendekatan pencegahan dan pendidikan, serta pelibatan masyarakat yang kolaboratif untuk membangun budaya antikorupsi secara berkelanjutan," terang Budi.

Melalui penamaan halte tersebut, KPK berharap masyarakat yang singgah maupun melintas di kawasan itu dapat membawa pesan bahwa integritas merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari.

"Integritas dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, dan dari situlah budaya antikorupsi dapat tumbuh serta mengakar dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Budi.

Selain Halte Transjakarta Setiabudi Integritas, dalam kesempatan yang sama juga diresmikan dua titik stop bus non-BRT baru, yakni Setiabudi Integritas 1 di sisi trotoar Jalan HR Rasuna Said dan Pusat Edukasi Antikorupsi KPK yang berada di sisi Gedung ACLC KPK. Kedua fasilitas tersebut diresmikan dalam rangkaian kegiatan CFD pagi hari.rmol news logo article
EDITOR: AHMAD ALFIAN

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA