Kondisi itu membuat pemerintah memutuskan menambah kapasitas tempat duduk bagi masyarakat yang telah mendaftar.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, keputusan menambah satu blok area duduk peserta upacara diambil setelah pemerintah mengecek kondisi di lapangan dan melihat tingginya antusiasme pendaftar.
"Jadi kami memutuskan untuk menambah satu blok untuk memperbesar jumlah undangan bagi masyarakat yang sudah mendaftar,” kata Prasetyo Hadi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.
Prasetyo menjelaskan, jumlah pendaftar selama lima hari masa pendaftaran telah mencapai lebih dari 336.000 orang. Padahal, kapasitas awal yang tersedia untuk masyarakat hanya sekitar 5.500 orang.
Kemudian pemerintah menambah slot sebanyak 3.400 untuk dua sesi acara yakni pagi dan sore.
“Kemarin kami koreksi ya, bukan 4 hari tapi selama 5 hari masa pendaftaran itu totalnya kurang lebih di atas 336.000 pendaftar. Yang sebenarnya kapasitas yang memungkinkan kan hanya 5.500 tapi kami pastikan ada penambahan 3.400 kursi lagi,” ujarnya.
Selain menambah kursi bagi peserta undangan, pemerintah juga menyiapkan opsi tempat yang lebih representatif bagi masyarakat yang ingin menyaksikan rangkaian acara dari luar pagar Istana.
“Biasanya setelah-setelah kita banyak juga yang ikut nonton ya di luar pagar istana. Jadi kami tadi cek lapangan mungkin supaya menontonnya juga lebih enak, kami akan coba siapkan tempat yang lebih representatif,” kata Prasetyo.
Di sisi lain, Prasetyo meminta maaf kepada masyarakat atas potensi penyesuaian maupun penutupan lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Istana selama persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
“Jadi kami mohon maaf kepada seluruh pengguna jalan, kepada seluruh masyarakat,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: