Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah acara di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 12 Mei 2026.
Prabowo mengungkapkan kondisi riil fasilitas kesehatan di lapangan berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan, yang menunjukkan masih banyak puskesmas yang belum tersentuh renovasi selama puluhan tahun.
“Saya baru keliling beberapa daerah terpencil, dapat laporan dari Menkes. Pak, kita punya 10.000 puskesmas sejak zaman Pak Harto, 30 tahun, puskesmas tersebut belum pernah diperbaiki,” kata Prabowo.
Untuk itu dibutuhkan upaya percepatan pembenahan menyeluruh. Prabowo menyebut perbaikan 10.000 puskesmas membutuhkan biaya Rp20 triliun, maka dengan uang sitaan Rp10,2 triliun yang mampu merenovasi hingga 5.000 puskesmas.
“Saudara-saudara, hari ini artinya kita bisa selesaikan 5.000 puskesmas,” kata Prabowo.
Lebih jauh, Prabowo menekankan pentingnya transparansi dan dampak nyata dari setiap rupiah uang negara yang berhasil diamankan.
Menurutnya, keberhasilan fiskal dan penegakan hukum harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan publik yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat.
“Rakyat kita harus lihat, ini lho uang hari ini Rp10 triliun,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: