Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya juga santer disebut-sebut telah dijemput Tim Kejagung.
Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Mohammad Jeffry membenarkan adanya kegiatan tersebut.
“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN,” ujar Jeffry saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Kejagung baru akan melakukan konferensi pers terkait peristiwa tersebut pada sore ini.
Menanggapi penggeledahan tersebut, dilansir dari akun Instagram RMOL, Rabu, 3 Juni 2026, banyak warganet memberikan dukungannya kepada Kejagung untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di BGN.
“Mantap,” tulis akun @Mridwan1688.
“Eng..ing..eng.. Rampooookk,” timpal akun @yudi_budiman17.
“Semoga barbuk nya masih ada,” harap akun @hankq56.
Kendati demikian, ada warganet yang bersikap sinis terhadap upaya penegakan hukum itu. Mereka menganggap penggeledahan di Kantor BGN sebagai drama.
“Drama pendek,” tulis akun @nellymarsulina1.
“Pura2????? Kejaksaan sm BGN setali tiga uang...main sinetron ..drakor biar rakyat terkecoh???” tegas akun@warawantiarfianto.
“telenovela,” timpal akun @armpkoko.
Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 518 netizen meng-likes postingan tersebut dan 38 memberikan komentar beragam.
BERITA TERKAIT: