Berdasarkan pantauan
RMOL di lokasi, mobil yang ditumpangi Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf tiba di gerbang Padepokan Garuda Yaksa, sekitar pukul 14.27 WIB.
Dia sempat membuka jendela mobil dan melambaikan tangan kepada awak media. Tak lama kemudian, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak menyusul.
Danhil memilih turun dari mobil dan memberikan keterangan kepada wartawan. Dikatakan bahwa Menteri Haji mendapat panggilan khusus dari Presiden untuk melaporkan pelaksanaan ibadah haji 2026.
"Jadi, beliau (Prabowo) ingin melihat dan mendengar perbaikan-perbaikan terkait dengan pelaksanaan haji selama ini," ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Haji membawa sejumlah dokumen dan bahan evaluasi yang akan disampaikan kepada Presiden.
Dahnil mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan sekitar 20 poin perbaikan yang mencakup berbagai aspek pelayanan jamaah.
"Banyak banyak. Jadi, beberapa ada sekitar 20 poin perbaikan yang kita lakukan dan itu nanti akan disampaikan kepada Bapak Presiden. Catatan Pak Presiden adalah mimpi sebagian besar umat Islam itu harus dilaksanakan dengan baik dan hari ini kami ingin laporkan pelaksanaan haji tersebut," paparnya.
Saat ditanya apakah aspek kesehatan jamaah juga masuk dalam agenda pembahasan, Dahnil menegaskan seluruh sektor menjadi perhatian pemerintah.
"Semuanya semuanya. Yang jelas Pak Prabowo ingin memfasilitasi mimpi umat Islam yaitu berhaji agar bisa berjalan dengan baik. Itu catatan pentingnya," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: