DWP-WBI Hidupkan Semangat Kartini Lewat Pelestarian Budaya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Rabu, 06 Mei 2026, 18:21 WIB
DWP-WBI Hidupkan Semangat Kartini Lewat Pelestarian Budaya
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenko Perekonomian bersama Warisan Budaya Indonesia (WBI) menggelar perayaan hari Kartini 2026. (Foto: Dok. WBI)
rmol news logo Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April dimaknai lebih dari sekadar seremoni oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenko Perekonomian bersama Warisan Budaya Indonesia (WBI).

Melalui rangkaian kegiatan bertema Kartini, Warisan Budaya Identitas Bangsa, kedua pihak menegaskan komitmen mendorong kesetaraan gender sekaligus pemberdayaan perempuan, khususnya di bidang pelestarian budaya.

Kegiatan ini mengusung semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, sejalan dengan misi WBI di bawah kepemimpinan Yanti Airlangga yang konsisten mengangkat pelestarian warisan budaya Indonesia.

Acara diisi dengan pembacaan puisi oleh Melanie Subono serta penampilan sejumlah musisi dan seniman, di antaranya Nona Ria, Rafika Duri, Marini Soerjosoemarno, Widyawati, Chandra Satria, Ninda Felina, hingga Kris Dayanti di Gedung AA Maramis, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.

Selain itu, WBI juga menggelar bincang-bincang seputar kekayaan wastra Nusantara yang dipandu Moza Paramita, dengan menghadirkan Ketua Bidang Pelestarian WBI, Suyin Pramono.

Founder WBI, Yanti Airlangga mengatakan, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada para perempuan muda yang aktif melestarikan budaya melalui Kartini Muda Award.

“Apresiasi diberikan kepada penggiat budaya melalui Kartini Muda Award kepada perempuan muda Indonesia yang giat mengembangkan budaya di bidangnya masing-masing,” ujar Yanti dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 6 Mei 2026.

Sejumlah nama penerima penghargaan antara lain Nabila Shafia Misha, desainer muda asal Tangerang yang telah menciptakan lini busana bernuansa budaya Indonesia sejak usia belia.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada desainer muda Anya yang dikenal mengangkat wastra Indonesia, termasuk kain khas Sumba, menjadi desain yang lebih modern dan diminati generasi muda.

Nama lain yang turut menerima penghargaan adalah Ribie Siti Fardryan, desainer muda yang aktif mengembangkan karya berbasis kain tradisional Indonesia. Ribie juga dikenal menginspirasi anak-anak, termasuk dari keluarga kurang beruntung, untuk mengembangkan minat di dunia fesyen.

Dalam kesempatan tersebut, DWP Kemenko Perekonomian dan WBI juga menggelar Bazar for Charity yang melibatkan berbagai pelaku UMKM budaya di Gedung AA Maramis.

Bazar tersebut menghadirkan beragam produk, mulai dari aksesori, busana, hingga wastra Nusantara. Sebanyak 10 persen dari hasil penjualan didonasikan untuk Rumah Harapan yang dikelola Melanie Subono. rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA