Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Jumat, 10 April 2026, 10:49 WIB
Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL
Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri acara peletakan batu pertama atau groundbreaking 21 proyek hilirisasi yang ditargetkan berlangsung sepanjang April 2026. 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa seluruh proyek tersebut kini tengah dalam tahap akhir persiapan. 

“Termasuk 21 proyek hilirisasi yang mohon doa restunya juga Insya Allah di bulan April ini juga akan semua bisa dilakukan ground breaking,” ujarnya di Istana Negara, Jakarta, seperti dikutip Jumat, 10 April 2026.

Tak hanya fokus pada hilirisasi, pemerintah juga mendorong percepatan pembangunan sektor energi berbasis lingkungan. 

Dalam waktu bersamaan, akan dilakukan groundbreaking di 29 titik proyek Waste to Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.

Menurut Prasetyo, jumlah titik proyek tersebut mengalami penyesuaian dari rencana awal sebanyak 33 lokasi. 

“Program Waste to Energy yang tadinya ada di 33 titik kabupaten/kota, tapi karena penyesuaian-penyesuaian di lapangan, kemungkinan akan menjadi 29 titik. Insya Allah di bulan April ini semua sudah dilakukan groundbreaking,” ucapnya.

Lebih jauh, pemerintah disebut akan terus mengakselerasi berbagai program hilirisasi dan industrialisasi lainnya sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional. 

Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh rencana pembangunan yang telah dirancang dapat segera dieksekusi secara konkret di lapangan.

Prasetyo menegaskan bahwa arah kebijakan tersebut telah selaras dengan dokumen perencanaan nasional, mulai dari Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), hingga Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJP). 

“Ini saya kira kita fokus bekerja menjalankan program-program yang semua sudah dituangkan dalam RPJP, RPJMN maupun RKP, rencana kerja pemerintah tahunan,” kata Prasetyo.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA