Fenomena ini terlihat dari berbagai kejadian di sejumlah daerah, termasuk aksi pelemparan petasan hingga penyerangan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran hukum.
Merespons hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni justru menilai aksi main hakim sendiri tidak akan terjadi jika polisi cepat mengusut laporan. Karenanya, ia meminta pihak kepolisian lebih bergerak cepat lagi.
“Aksi main hakim sendiri terkadang hal itu disebabkan oleh rasa frustasi masyarakat karena sikap aparat yang kurang tanggap," kata Sahroni dalam keterangannya, dikutip Senin 23 Maret 2026.
Lebih lanjut, Sahroni mendorong pihak kepolisian lebih responsif dalam menindak laporan hingga menggandeng warga yang memiliki informasi terkait suatu tindak kejahatan. Agar pengusutan bisa berjalan cepat.
“Karenanya saya minta aparat cepat tanggap dalam menindaklanjuti laporan warga, karena laporan masyarakat justru sangat membantu kinerja apparat," kata Sahroni.
Di sisi lain, lanjut Sahroni, masyarakat yang peduli juga harus dirangkul untuk membantu kepolisian, bukan malah bertindak sendiri.
"Jadi harus ada sinergi yang kuat agar penegakan hukum berjalan efektif dan situasi tetap kondusif,” pungkas Sahroni.
BERITA TERKAIT: