Pemerintah Punya Skenario Hadapi Perang Timteng 6 Bulan ke Depan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Jumat, 06 Maret 2026, 16:43 WIB
Pemerintah Punya Skenario Hadapi Perang Timteng 6 Bulan ke Depan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL)
rmol news logo Pemerintah menyiapkan berbagai skenario menghadapi eskalasi konflik Timur Tengah yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan kalkulasi dampaknya terhadap perekonomian.

“Tidak ada yang bisa memprediksikan perang, tetapi kita punya skenario kalau perangnya 3 bulan, 6 bulan, atau lebih dari 6 bulan,” ujar Airlangga di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

Di tengah ketidakpastian global tersebut, pemerintah menyebut kondisi penerimaan negara masih menunjukkan tren positif. Dalam dua bulan pertama 2026, penerimaan pajak tercatat meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Kalau di dua bulan pertama ini penerimaan negara lebih bagus dibandingkan tahun lalu. Ada peningkatan,” kata Airlangga.

Data pemerintah menunjukkan penerimaan pajak pada Februari 2026 tumbuh 30,2 persen secara tahunan. Angka itu melanjutkan pertumbuhan pada Januari 2026 yang mencapai 30,7 persen secara tahunan.

Konflik di Timur Tengah sendiri dalam sebulan terakhir meningkat tajam setelah terjadi eskalasi militer antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran. Ketegangan tersebut berkembang menjadi perang terbuka sejak akhir Februari 2026, sehingga memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dan perdagangan global.rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA