Begitu dikatakan Anggota Komite I DPD RI Muhammad Hidayattollah dalam dialog bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, politisi yang akrab disapa Dayat El itu, berdialog langsung dengan jajaran Dinas PMD Kalsel terkait berbagai persoalan strategis desa di Kalimantan Selatan.
Mulai dari penguatan kapasitas aparatur desa, optimalisasi pengelolaan dana desa, pengembangan BUMDes, hingga tantangan pemerataan pembangunan dan infrastruktur di wilayah terpencil. Menurutnya, desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional.
“Pembangunan Indonesia tidak boleh meninggalkan desa. Dari desa untuk Indonesia, suara masyarakat desa di Kalsel harus sampai ke pusat, dan itu menjadi tanggung jawab kami,” tegas Dayat El dalam keterangan tertulis, Selasa 3 Maret 2026.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia desa agar mampu beradaptasi dengan transformasi digital serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Dia menyatakan siap menjadi jembatan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat desa.
"Dengan semangat 'Dari Desa untuk Indonesia', saya pastikan setiap aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan secara konkret," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: