Video AI Bung Karno itu ditayangkan PDIP dalam kegiatan Soekarno Run 2026 yang dihadiri 10.000 pelari, di kawasan Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno.(GBK), Jakarta Selatan, Minggu pagi, 15 Februari 2026.
Isi video AI tersebut menayangkan pidato Bung Karno yang intinya menyampaikan pentingnya persatuan dari Sabang sampai Merauke, dengan menganalogikan lari maraton bukan sekadar olahraga, melainkan manifestasi dari perjuangan dan kemandirian bangsa.
"Republik Indonesia ini adalah milik kita semua, dari Sabang sampai Merauke. Dan hari ini lihatlah, dari Sabang sampai Merauke kita bersatu! Bersatu dalam satu tekad, bersatu dalam satu semangat, bersatu untuk berlari bersama Indonesia," ujar Bung Karno dalam video AI tersebut.
Dia juga mengatakan, setiap langkah kaki adalah bentuk perjuangan rakyat Indonesia yang pantang menyerah, perjuangan dengan suatu gotong royong, perjuangan dengan persatuan yang membara.
"Karena aku selalu katakan, lebih baik kita hancur lebur daripada kita tidak merdeka. Maka sekarang, berlarilah dengan merdeka! Berlarilah dengan jiwa yang bergelora! Berlarilah untuk Indonesia!" kata Bung Karno.
"Tunjukkan Saudara-saudara sekalian kepada dunia, bahwa kita bisa berdiri dan berlari di atas kaki kita sendiri. Merdeka! Merdeka! Merdeka! Lari untuk Indonesia!" tandasnya.
Sesaat setelah pekikan tersebut menggema, 10.000 pelari serentak membalas dengan teriakan "Merdeka!" sambil memacu langkah meninggalkan garis start. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi mengangkat bendera pelepasan (flag-off) tanda dimulainya kategori 10K di kawasan Senayan, Jakarta.
Soekarno Run 2026 diikuti oleh lebih dari 10.000 peserta yang terbagi dalam kategori 5K, 10K, dan Half Marathon, dengan rute melintasi jalan-jalan protokol Ibu Kota hingga Bundaran Hotel Indonesia.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah fungsionaris DPP PDIP, di antaranya Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, Komarudin Watubun, Yuke Yurike, Charles Honoris, dan My Esti Wijayati.
Selain itu, hadir pula kader PDIP Krisdayanti yang bergabung dalam barisan pelari. Tahun ini, panitia juga memberikan beasiswa bagi 500 pelajar terpilih sebagai bentuk apresiasi prestasi di bidang olahraga.
BERITA TERKAIT: