Program Presiden Bisa Gagal Jika Petugas Haji Lalai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Selasa, 27 Januari 2026, 12:30 WIB
Program Presiden Bisa Gagal Jika Petugas Haji Lalai
enteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, saat meninjau Diklat Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. (Foto: Kemenhaj)
rmol news logo Petugas haji menjadi ujung tombak dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. 

Penegasan ini disampaikan Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, saat meninjau Diklat Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Menurutnya, kualitas layanan haji tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan sistem, tetapi sangat bergantung pada dedikasi, profesionalisme, dan integritas para petugas di lapangan.

“Anda semua yang menentukan sukses atau tidaknya Kementerian Haji dan Umrah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026,” tegasnya, dikutip Selasa, 27 Januari 2026.

Ia mengingatkan bahwa penyelenggaraan haji merupakan program strategis nasional yang juga menjadi bagian dari amanah Presiden. Oleh karena itu, kegagalan dalam pelaksanaan haji tidak dapat ditoleransi.

“Jika Anda gagal, berarti program Presiden juga gagal. Karena itu, tidak ada kata gagal dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujar Menhaj dengan penuh penekanan.

Meski demikian, Menhaj tetap memberikan suntikan motivasi kepada seluruh peserta diklat. Ia menyebut masih terdapat waktu yang cukup untuk memperkuat kapasitas diri sebelum bertugas melayani jemaah di Tanah Suci.

“Mudah-mudahan tetap semangat. Masih ada waktu selama empat hari. Empat hari yang tersisa ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk menambah pemahaman tentang tugas dan, yang tidak kalah penting, menambah semangat pengabdian,” pesannya.

Dia berharap, melalui diklat ini, para calon petugas tidak hanya memahami tugas dan fungsi secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa pelayanan, empati, dan tanggung jawab moral dalam melayani ratusan ribu jemaah haji Indonesia, khususnya jemaah lansia dan perempuan yang menjadi afirmasi utama haji 2026.

Dengan semangat pengabdian dan komitmen kuat dari para petugas, Kementerian Haji dan Umrah optimistis penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan sukses, aman, dan bermartabat. rmol news logo article



EDITOR: AHMAD ALFIAN

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA