“Alhamdulillah, kita berkumpul di rumah Allah. Doa dan zikir ini bukan hanya untuk mengenang Nabi, tetapi juga untuk menguatkan hati dan sebagai wujud kepedulian untuk berbagi dengan sesama,” kata Ibas dalam sambutannya, dikutip Selasa 9 September 2025.
Ibas menegaskan bahwa selama 24 tahun perjalanan Partai Demokrat, komitmen partai tetap konsisten: hadir di tengah rakyat, mengawal pembangunan, mendengar aspirasi, dan menghadirkan solusi nyata bagi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
“Hidup ini bukan sekadar tentang kekuasaan atau materi, tetapi tentang kehadiran, kepedulian, dan kebermanfaatan. Kami percaya, politik harus menyentuh hati dan menyelesaikan masalah rakyat,” kata Ibas.
Ibas juga menyoroti dinamika sosial yang tengah berkembang, mulai dari demonstrasi, perselisihan, hingga ketegangan di berbagai wilayah. Ia mengajak semua pihak untuk menciptakan suasana yang damai, sehat, dan produktif sebagai ruang tumbuhnya pembangunan dan nilai-nilai luhur bangsa.
Lebih lanjut, Ibas mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani sifat-sifat utama Rasulullah SAW, yakni shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan fathonah (cerdas dan bijak).
“Kita rindu sejuknya Nabi. Kita perlu kelembutan akhlaknya. Mari kita teladani Rasulullah dalam sabar, dalam persaudaraan, dan dalam memberi tanpa pamrih,” kata Ibas.
Ia menekankan bahwa karakter kepemimpinan dan kehidupan bermasyarakat yang dilandasi oleh keteladanan moral sangat dibutuhkan dalam menjaga keutuhan dan masa depan bangsa.
“Teladan akhlak Rasul adalah kunci untuk menciptakan Indonesia yang tenteram dan sejahtera,” kata Ibas.
Ibas juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan solidaritas sosial sebagai kunci utama kemajuan bangsa.
“Mari kita tingkatkan persatuan, gotong royong, dan rasa solidaritas antarsesama untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama,” pungkas Ibas.
Turut hadir dalam acara ini, istri Ibas, Aliya Baskoro Yudhoyono; Anggota Komisi VII DPR RI dari Partai Demokrat, Dina Lorenza; dan Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono.
BERITA TERKAIT: