Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

DPRD Sumsel Prihatin Harga Gabah Turun Drastis di OKI dan OKU Timur

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Senin, 08 April 2024, 02:56 WIB
DPRD Sumsel Prihatin Harga Gabah Turun Drastis di OKI dan OKU Timur
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sumsel, Askweni/ist
rmol news logo Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan menyoroti penurunan drastis harga gabah petani di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur).

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sumsel, Askweni, mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap kondisi ini.

"Awal panen harga gabah itu Rp 6.200 per kilogram, sekarang menjadi Rp 4.200 per kilogram. Idealnya, paling tidak hari ini Rp 5.200 per kilogram, jadi mohon berkoordinasi dengan pihak yang berwenang. Saatnya kita menolong para petani kita," ujar Askweni, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Minggu (7/4).

Askweni menekankan. situasi ini sangat merugikan petani di OKI dan OKU Timur. Karena hari ini sejumlah harga barang pun diketahui naik, termasuk pupuk dan obat-obatan.

Menurut politikus PKS ini, harga gabah turun setelah panen kemarin masih stabil di angka Rp 6.200 per kilogram.

"Namun sampai saat ini, petani kita masih mengalami kesulitan dengan kondisi ini," katanya.

Askweni juga menyayangkan belum adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperbaiki harga gabah.

"Ini juga diperparah dengan musim hujan yang ikut mempengaruhi hasil panen petani," tambahnya. rmol news logo article
EDITOR: AGUS DWI

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA