Kehadiran mereka, untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa untuk meminta maaf secara terbuka dan mundur dari jabatannya sebagai tanggung jawab telah merendahkan kiai lewat pernyataan "amplop kiai".
"Kami minta Suharso untuk memohon maaf kepada seluruh kiai di nusantara. Serta meminta Pak Presiden untuk mempertimbangkan posisi Suharso di kabinetnya yang menjabat sebagai Kepala Bappenas," ujar Aris Munandar dalam keterangannya, Senin (29/8).
Aris mengungkapkan, selain melakukan aksi Forum Aliansi Santri Banten juga melaporkan Suharso ke Polda Banten. Dia pun berjanji akan tetap menjadi garda terdepan untuk menjaga marwah kiai dan pesantren.
"Kami akan tetap menjadi garda depan untuk menjaga marwah kiai dan pesantren khususnya wilayah Banten. Selanjutnya, kami juga akan melaporkan Suharso ke Polda Banten," katanya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Banten Subadri Ushuludin yang menerima perwakilan massa, memastikan akan segera menyampaikan aspirasi ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Karena menurutnya PPP tidak bisa terlepas dari para alim ulama.
"Kami tadi sudah menerima aspirasi dari Forum Aliansi Santri Banten. Karena ini amanah, jadi kami wajib menyampaikannya ke DPP agar ketua umum pun tahu," demikian Subadri.
BERITA TERKAIT: