
Reshuffle kabinet Indonesia Maju diprediksi akan terjadi akhir bulan ini atau awal November karena Presiden Joko Widodo sedang mendapatkan tekanan psikologis dari partai politik koalisi pemerintah dengan masuknya PAN ke koalisi.
"Reshuflle kabinet diprediksi akhir Oktober atau di awal November. Bersamaan dengan masa akhir jabatan Panglima TNI," ujar Peneliti Senior Institut Riset Indonesia (INSIS) Dian Permata kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/10).
Menurut Dian, masuknya PAN ke dalam pemerintah sedikit banyak memberikan kontraksi kepada koalisi yang dipimpin PDI Perjuangan.
"Ini tentu juga memberikan tekanan psikologis politik bagi Jokowi. Terutama pada distribusi kekuasaan. Dikarenakan kursi kabinet terbatas," kata Dian.
Oleh karenanya kata Dian, Jokowi harus cermat dan matang di mana PAN akan akan diletakkan pada komposisi kabinet.
"Sedari awal, banyak yang menebak bahwa PAN akan mendapatkan kursi yang saat ini diduduki Mas Nadiem," pungkasnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: