Vaksinasi berbayar yang direncanakan akan dilakukan Kimia Farma belakangan membuat polemik baru di masyarakat.
"Kami mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi untuk membatalkan keputusan terkait dengan vaksinasi gotong royong berbayar yang kemudian menimbulkan polemik di tengah masyarakat," ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR, Melkiades Laka Lena, Sabtu (17/7).
Legislator Partai Golkar itu meyakini, maksud baik Presiden Jokowi itu setelah merespon berbagai catatan dan masukan masyarakat.
"Maksud baik pemerintah tersebut nampaknya kebijakan ini diterima ataupun direspon dengan berbagai catatan dari berbagai kelompok masyarakat," terangnya.
Meski begitu, kata Melki, Komisi IX tetap mendorong percepatan vaksin gotong royong oleh perusahaan untuk karyawannya.
"Sehingga percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh program vaksinasi gotong royong ini bisa membantu percepatan proteksi bagi seluruh masyarakat khususnya karyawan perusahaan agar pencapaian
herd immunity bisa mengalami percepatan," ucapnya.
BERITA TERKAIT: