Purbaya menjelaskan, absennya Presiden Prabowo disebabkan karena Kepala Negara masih berada di Aceh untuk meninjau langsung kondisi masyarakat pascabencana.
Menurutnya, kehadiran presiden di daerah terdampak justru mencerminkan kepedulian yang tinggi terhadap rakyat.
“Presiden lagi di Aceh. Itu juga menunjukkan bahwa presiden amat peduli dengan masalah yang dihadapi masyarakat,” ujar Purbaya di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Januari 2026.
Ia menegaskan, perhatian presiden tidak hanya tertuju pada persoalan sosial, tetapi juga tetap mencakup sektor ekonomi nasional.
“Artinya apa? yang lain pun nanti akan diperhatikan, termasuk ekonominya. Jadi komitmen presiden terhadap masyarakat, terhadap ekonomi, amat kuat diperlihatkan dengan penjungannya ke Aceh itu,” lanjutnya.
Purbaya pun memastikan bahwa meskipun Prabowo tidak hadir secara fisik, jajaran pembantunya, mulai dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, hingga pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hadir di lokasi untuk mewakili presiden.
“Jadi nggak apa-apa. Kan alat-alatnya presiden di sini semua,” tandasnya.
Sementara itu, merujuk data RTI, pada pembukaan perdagangan Jumat, 2 Januari 2025, pukul 09.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di posisi 8.676. Dalam beberapa menit awal perdagangan, indeks bergerak menguat hingga mencapai level 8.684 atau naik 37 poin setara 0,43 persen.
Sepanjang perdagangan pagi, IHSG bergerak dalam rentang terendah 8.676 dan tertinggi 8.692. Adapun nilai transaksi tercatat mencapai Rp522,07 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 875,61 juta lembar saham yang berlangsung dalam 94.540 kali transaksi.
BERITA TERKAIT: