Peresmian turut disaksikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, bersama kepala Situation Room PDIP, Prananda Prabowo, dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Selain itu ada juga Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Hukum dan HAM Yasonna F. Laoly, dan Wakil Ketua Komisi I dari PDI Perjuangan Utut Adianto.
Hadir pula KSAD Jenderal Andhika Perkasa, KSAL Laksmana Madya Ahmadi Heri, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra.
Dalam sambutannya, Prabowo mengurai bahwa pemilihan Patung Kuda Bung Karno semata-mata merupakan bentuk penghormatan pada proklamator kemerdekaan bangsa Indonesia. Dia mengingatkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa-jasa para pahlawannya.
“Bung Karno bukan saja presiden pertama, beliau adalah proklamator kemerdekaan dan juga beliau adalah penggagas ideologi negara kita yang saat ini mempersatukan seluruh bangsa Indonesia yaitu Pancasila,†kata Prabowo di lokasi.
"Karena itulah sepantasnya bagi kita sebagai generasi penerus untuk selalu mengenang jasa-jasa beliau,â€imbuhnya.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menampik jika adanya Patung Kuda Bung Karno tersebut sebagai bentuk pengkultusannya kepada sosok Bung Karno yang charismatic.
“Ini bukan bagian dari kultus individu, ini bukan memuja-muja sejarah masa lalu. Tapi ini adalah pewarisan nilai-nilai kebangsaan. Generasi muda harus mengerti dan sadar darimana kita berasal,†tandasnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: