Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid mengatakan, wacana tersebut muncul atas keinginan sejumlah pihak, dan menjadi pilihan baru di tengah opsi lain yang sudah muncul.
"Saya pikir ini opsi yang bagus juga, lebih
fresh, duet sipil-militer, religius-nasionalis. Namun semua itu tergantung respons dari masyarakat,†kata Jazilul Fawaid, Kamis (3/6).
Ia mengatakan, saat ini masyarakat membutuhkan sosok baru dari berbagai nama tokoh capres yang sudah ada. Sosok tersebut harus mampu memberikan harapan dan turun tangan mengatasi kesulitan masyarakat.
â€Hemat saya, masyarakat perlu sesuatu yang
fresh, yang memberikan harapan dan mau turun tangan mengatasi keadaan yang serba sulit ini,†ucapnya.
Namun demikian, ia memastikan partainya belum mengambil keputusan dan masih menampung masukan dari para kiai soal 2024, termasuk wacana yang sempat muncul untuk menduetkan Cak Imin dan Puan Maharani.
â€Pilpres masih jauh, itu semua baru usulan dan wacana, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Namun usulan Cak Imin-Puan juga rasional," tandasnya.
BERITA TERKAIT: