Menurut Cholil, keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut justru tidak mencerminkan sikap keberpihakan terhadap perjuangan Palestina.
“Indonesia bergabung dengan Board of Peace itu jelas tidak berpihak kepada Palestina. Karena penggagasnya Trump dan dalam keanggotaannya ada Netanyahu yang jelas menjajah dan tidak mengakui adanya negara Palestina,” kata KH Cholil Nafis, lewat akun X miliknya, Rabu, 28 Januari 2026.
Ia menilai kejanggalan semakin terlihat karena Indonesia disebut masih harus membayar biaya keanggotaan dalam forum tersebut.
“Anehnya lagi, Indonesia masih ditarik bayaran keanggotaan,” ujarnya.
Atas dasar itu, Cholil mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan kembali posisi Indonesia dan bahkan menarik diri dari keanggotaan Board of Peace.
“Baiknya Pak Prabowo menarik diri saja,” tegasnya.
BERITA TERKAIT: