Karena itu, calon walikota Surabaya nomor urut satu Eri Cahyadi mendorong anak muda untuk memiliki mimpi besar dan keluar dari zona nyaman dengan terjun ke dunia usaha.
"Biasanya, anak muda dianggap sukses kalau sudah jadi pekerja kantoran atau PNS. Padahal, harus keluar dari zona nyaman. Dulu, saya jadi PNS. Kerjannya teratur. Ketika menjadi calon walikota, saya harus berani bermimpi,†kata Eri dalam keterangannya, Sabtu (3/10).
Sudah tidak lagi menyandang status PNS, Eri mengatakan sudah memiliki perbandingan antara dua kondisi yang jauh berbeda tersebut, antara menjadi PNS dengan wirausahawan.
Menurut dia, menjadi wirausahawan menuntut seseorang untuk lebih kreatif dan terus berpikir.
â€Saya banyak berdialog dengan pelaku UMKM. Apalagi, waktu itu saya mendampingi Bu Risma membuat tempat perkumpulan UMKM di Surabaya. Di situ, saya melihat banyak potensi UMKM,†katanya.
Eri mengatakan, dari berbagai dialog yang lakukan, ia berkesimpulan bahwa perekonomian kota bisa lebih berkembang ketika UMKM bisa maju.
Karenanya, ke depan Eri bertekad untuk meningkatkan program yang betul-betul dibutuhkan rakyat, khususnya sektor UMKM.
â€Jadi, akan lebih baik bila pemerintah lebih memasifkan pelatihan. Jadi, gimana cara pemerintah hadir dalam masyarakat,†pungkasnya.
BERITA TERKAIT: