Kunjungi Desa Budaya Di Bali, Menko Airlangga: UMKM Lokal Harus Segera Bangkit

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Sabtu, 22 Agustus 2020, 17:52 WIB
Kunjungi Desa Budaya Di Bali, Menko Airlangga: UMKM Lokal Harus Segera Bangkit
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Net
rmol news logo Kebijakan pemerintah mendorong kebangkitan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal merupakan langkah tepat dalam mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemik Covid-19.

“Dalam rangka pemulihan ekonomi, Indonesia membutuhkan dunia usaha, termasuk UMKM lokal untuk segera bangkit,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kunjungan kerjanya di Desa Budaya Kertalangu, Bali, Sabtu (22/8).

Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, serta Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi.

Menko Airlangga yang juga menjabat Ketua Komite Penananganan Covid-19 dan PEN menyatakan, UMKM memiliki peran besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Segmen skala usaha UMKM, lanjutnya, mempekerjakan sekitar 116,9 juta orang sehingga pada tahun 2018 mampu menyerap 97 persen tenaga kerja nasional. Sedangkan, dari sisi jumlah pelaku usaha, pada tahun yang sama, UMKM berkontribusi sebesar 61 persen terhadap PDB.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan bahwa UMKM berperan besar dalam kontribusi pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, lanjutnya, diperlukan dukungan dunia usaha termasuk UMKM agar perekonomian Indonesia tidak mengalami perlambatan yang dalam serta mampu tumbuh pada triwulan III dan IV tahun 2020.

Untuk mempercepat pemulihan ekonomi diperlukan dorongan dari seluruh pihak termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga penyalur KUR, penjamin KUR hingga partisipasi UMKM lokal. UMKM lokal diharapkan dapat bangkit dapat bangkit sehingga dapat membantu perekonomian nasional.

“Implementasi tersebut kami wujudkan dalam bentuk pelaksanaan Penyaluran KUR Bangkitkan UMKM Lokal untuk Pemulihan Ekonomi Nasional hari ini,” katanya.

Sejauh ini, total KUR yang disalurkan oleh Lembaga Penyalur KUR mencapai Rp 18,13 miliar yang diberikan kepada 136 debitur.

Penyaluran KUR tersebut secara live dilaksanakan di beberapa lokasi kantor lembaga penyalur KUR antara lain Bank BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank BTN, BPD Bali, BCA, Bank Mandiri Taspen, Bank Bukopin, Bank Sinarmas, BRI Syariah, dan KSP Guna Prima Dana.

Selain itu, lembaga penjamin KUR seperti PT Askrindo dan PT Jamkrindo juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Selain penyaluran KUR untuk UMKM lokal, Airlangga dalam kunjungan kerja kali ini juga menyaksikan penyaluran corporate social responsibility (CSR) oleh lembaga penyalur KUR dengan nilai sebesar Rp 4,52 miliar. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA