Begitu yang disampaikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Firli Bahuri dalam keterangan tertulis kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/7).
“Sejak awal KPK berdiri dan hingga saat ini, Kejaksaan Agung telah mengirimkan putra-putri terbaik Korps Adhyaksa, jaksa-jaksa yang memiliki jiwa dan semangat Trapsila Adhyaksa untuk membantu KPK dalam upaya memberantas korupsi yang telah berurat akar di negeri ini,†kata Firli.
Firli yakin dengan jiwa Satya (kesetiaan bersumber pada kejujuran), Adi (kesempurnaan dalam bertugas) dan Wicaksana (bijaksana) sebagai cerminan dari Trapsila Adhyaksa, terpatri di setiap insan Adhyaksa, termasuk Jaksa Penuntut Umum KPK.
Korps Adhyaksa juga dinilai memiliki integritas tinggi serta terbiasa bekerja secara profesional dalam bertugas. Para insan Adhiyaksa, kata Firli, membawa semangat penegakan hukum yang profesional, adil, dan pasti dengan pedang keadilan.
“Beberapa waktu lalu, saya melantik enam jaksa penuntut umum KPK yang baru untuk memperkuat fungsi penuntutan. Dari penambahan tersebut, total jaksa penuntut umum yang menjadi bagian dalam KPK sebanyak 80 orang,†ujarnya.
Meskipun peringatan Hari Bhakti Adhiyaksa dilakukan dengan sederhana, namun tetap penuh kekeluargaan serta semangat pengabdian. Hari Adhyaksa seyogianya diisi dengan aksi pemberantasan korupsi, sebagai bentuk pengabdian diri kepada Ibu Pertiwi.
“Hari ini pun ditunjukkan pemberantasan korupsi terus membara dan hari ini para jaksa sudah menghadap tugas untuk menangani perkara terhadap 11 orang eks anggota DPRD Sumatera Utara yang menjadi tersangka dan langsung dilakukan penahanan oleh KPK malam ini,†tandas Firli.
BERITA TERKAIT: